NEWSTICKER

Sosok Sambo yang Menakutkan di Mata 'Adik-Adik'

30 November 2022 22:49

Kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dan penyidikan atas kasus tersebut diwarnai rasa takut oleh para personel Polri terhadap sosok Ferdy Sambo yang saat itu menjadi Kadiv Propam Polri. Mengapa bawahan begitu ketakutan terhadap atasan sampai mengorbankan profesionalisme bahkan sampai melakukan pelanggaran hukum?

Sidang kasus pembunuhan Brigadir J kembali digelar. Putri Candrawathi hadir di persidangan bersama Ferdy Sambo untuk diperdengarkan kesaksian sejumlah anggota Polres Jakarta Selatan dan saksi lainnya terkait pembunuhan Yosua.

Salah satu saksi yang memberikan keterangan adalah mantan Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan Ridwan Soplanit. Menurut Ridwan Soplanit, berita acara interogasi dibuat atas pesanan Ferdy Sambo dan tidak sesuai prosedur karena dibuat atas keterangan dari Arif Rahman Arifin bukan dari Putri Candrawathi.

Pernyataan sejumlah saksi bahwa yang bersangkutan melakukan perintah Sambo karena takut disayangkan sejumlah pihak. Sebab, seharunya kalau ada perintah di luar prosedur maka harus dilaporkan ke atasan. Adanya ketakutan pada atasan yang terjadi di Polri saat ini menurut analis karena masih kuatnya kultur militer di Polri.

Kasus Sambo menjadi momentum penting bagi personel Polri bahwa takut pada atasan justru bisa menjerumuskan ke dalam situasi sulit jika dilakukan di luar konteks profesionalisme. Kini semua pihak termasuk hakim, jaksa dan kuasa hukum benar-benar dituntut profesionalismenya karena kasus ini menjadi atensi publik yang luas.